Apa Boleh Penderita Sakit Maag Minum Kopi ? Ini Dia Jawabannya…

bolehkah penderita sakit maag minum kopi

Image Source : nytimes.com

 

Pada dasarnya meminum kopi secara teratur dan tidak berlebihan akan berdampak baik loh pada tubuh kita. Namun jika kamu penderita sakit maag maka perlu lebih berhati – hati lagi.

Sebelumnya admin akan sedikit bercerita berdasarkan pengalaman dari ibu saya, beliau memiliki riwayat sakit maag namun tidak akut. Ibu saya sering meminum kopi pada pagi atau sore hari 1 sampai 2 cangkir sehari. Hal ini sudah menjadi kebiasaan beliau sejak dulu sehingga sulit untuk meninggalkan kebiasaan itu. Namun jika sakitnya maagnya kambuh dia akan berhenti meminum kopi hingga sakit maagnya sembuh.

Hal ini biasanya bukan semata – mata karena meminum kopi tapi karena telat makan atau meminum kopi pada saat perut kosong.

Saya masih ingat penjelasan guru biologi waktu saya masih duduk di bangku SMA tentang cara kerja asam lambung. Asam lambung merupakan zat yang membantu proses pencernaan/pelumatan makanan, yang keluar dari dinding lambung ketika ada makanan yang masuk kedalam organ lambung.

Seperti yang kita ketahui kopi mengandung zat utama yang disebut kafein, dan menurut para ahli kafein merupakan salah satu zat yang memicu keluarnya asam lambung. Ketika seseorang meminum kopi disaat perut masih kosong maka secara otomatis asam lambung akan bekerja, sedangkan tidak ada makanan yang akan dicerna/dilumat di dalam organ lambung. Hal inilah yang menyebabkan peradangan/luka pada dinding lambung sehingga timbul rasa nyeri yang amat sangat atau dikenal dengan sakit Maag.

 

 

Jika kamu penderita sakit maag namun belum akut dan tetap ingin merasakan nikmatnya secangkir kopi, kamu bisa terapkan beberapa tips berikut :

1.Pilihlah Kopi Arabica

Kopi Arabica mengandung kafein lebih rendah dibandingkan dengan Kopi Robusta. Kandungan kafein pada Kopi Robusta adalah 2,7 % sedangkan kandungan kafein pada Kopi Arabica adalah 1,5 % atau hampir setengahnya saja.

2. Belilah kopi yang masih dalam bentuk bijian

Hal ini untuk menghindari adanya zat kimia lain yang terkandung pada kopi instan yang bisa memicu keluarnya asam lambung. Selain itu Kopi instan pada umumnya menggunakan jenis Kopi Robusta karena harganya lebih murah dibandingkan Kopi Arabica.

3. Tambahkan susu berkalori rendah pada kopi

Kopi Arabica akan semakin berkualitas jika ditambahkan susu berkalori rendah atau gula jagung, karena rasanya akan semakin lezat dan gurih tanpa khawatir sakit maag kambuh.

4. Isi perut sebelum minum kopi

Seperti penjelasan di atas, tidak dianjurkan meminum kopi pada saat perut kosong. Namun jika kamu tidak sempat makan, kamu bisa mengganjal perut dengan camilan yang mengenyangkan seperti roti atau biskuit.

5. Minum air putih setelah minum kopi

Air putih mampu memblokir kafein yang masuk ke dalam aliran darah, selain itu dapat mengurangi detak jantung yang cepat dan mencegah efek perih pada lambung.

 

Selain dari tips di atas yang perlu kamu perhatikan adalah jumlah kopi yang kamu minum, karena setiap orang memiliki kemampuan mencerna kafein yang berbeda – beda.

Pada umumnya manusia hanya mampu menncerna 200 mg kafein, jika perut terasa mulas setelah beberapa kali minum kopi itu artinya organ lambung memberi sinyal bahwa kafein yang masuk ke dalam tubuh kita sudah cukup. Dan sebaiknya kamu berhenti dulu minum kopi sementara waktu agar kafein yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebihan.

Jika kamu sudah menerapakan tips di atas dan perut masih terasa melintir, maka alternatif terakhir adalah memilih jenis kopi decaf ( decaffeinated coffee) yaitu kopi yang sudah dihilangkan kandungan kafeinnya. Sayangnya kopi decaf ini belum banyak di pasaran mengingat biaya produksinya yang tidak sedikit. Biasanya tersedia di gerai kopi modern internasional, atau kamu bisa membilinya yang masih dalam bentuk kemasan di supermarket atau online shop.

Mungkin itu beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk mencegah agar sakit maagmu tidak kambuh lagi, dan kamu tetap bisa ngopi – ngopi bareng temen – temen di coffee shop atau warkop favoritmu. Semoga bermanfaat 🙂

 

Berbagi Itu Indah

Tinggalkan Balasan